Menyusuri Keindahan Pulau Dangar Ode, Sumbawa Besar
View Pulau Dangar Ode - VIEW 1 at indonesiavirtual.com
PULAU DANGAR ODE - SUMBAWA
Secara geografis, Pulau Dangar Ode terletak pada Koordinat 8o 25’ 31” Lintang Selatan (latitude) dan 117o 37’ 57” Bujur Timur (longitude). Pulau Dangar Ode terletak di kawasan paling utara dari Teluk Saleh. Secara administrasi pulau ini terletak di Desa Ai Limong, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dangar merupakan nama sebuah pohon dalam bahasa Sumbawa. Dulu Pulau Dangar dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk berkebun. Jenis kebun yang dipilih masyarakat adalah Pohon Dangar yang menghasilkan getah seperti karet. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat sudah tidak lagi melakukan aktivitas perkebunan dan pohon dangarpun sudah habis tidak tersisa. Saat ini, sebagian besar lahan di Pulau Dangar Ode didominasi oleh ilalang-ilalang yang menutupi lahan sehingga tampak seperti sebuah sabana. Vegetasi lain yang tumbuh di Pulau ini adalah pohon kelapa, pohon pisang, pohon mariga, pohon kayu jawa dan beberapa jenis tanaman urdu. Mayoritas penduduk sekitar Pulau Dangar Ode merupakan suku asli Sumbawa yaitu Suku Samawa yang sebagian besar menyebar di bagian barat dan tengah Pulau Sumbawa. Suku Sumbawa menyebut diri mereka sendiri sebagai Tau Samawa dan menggunakan bahasa Samawa. Sebagian besar suku Sumbawa beragama Islam. Pada masa lalu, Suku Sumbawa pernah membangun kerajaan yang kemudian menjadi Kesultanan Sumbawa sampai tahun 1931.
Pulau Dangar Ode meyimpan potensi wisata bahari yang menarik dan potensial untuk dikembangkan. Berdasarkan potensi sumber daya dan jasa lingkungan serta arahan kebijakan pemerintah dan pemerintah daerah Pulau Dangar Ode, maka peluang investasi di Pulau Dangar Ode yang sangat potensial untuk dikembangkan meliputi:
- Pembangunan dive resort, resort wisata, villa dan sebagainya;
- Pembangunan rumah makan dan fasilitas pendukungnya;
- Pembangunan gajebo atau pondok wisata;
- Pengembangan dive center;
- Pengembangan wisata pancing;
- Pengembangan watersport;
Penelitian yang dilakukan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) menemukan bahwa perairan Teluk Saleh di huni oleh 59 jenis Karang, dan 405 jenis ikan karang. Teluk Saleh juga telah dinobatkan sebagai akuarium dunia oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Beragam jenis ikan mulai dari jenis kerapu, tenggiri, kakap, kerang bahkan ikan paus, bisa kita temukan di teluk ini. Selain itu, hal menarik yang juga bisa kita temukan adalah adanya ikan lumba-lumba. Perairan Pulau Dangar Ode sendiri sangat jernih dan ekosistemnya didominasi sebagian besar oleh terumbu karang dan lamun yang kondisinya masih sangat terjaga baik. Pantainya sangat cantik dengan topografi landai dan berpasir putih mengelilingi semua bagian pulau. Di sisi barat pulau, pasir pantainya lebih banyak membentuk seperti lidah pasir walaupun dalam kondisi pasang perairan dan juga terdapat banyak koloni bintang laut. Di sisi timur pulau, pantainya landai sekitar 100 meter dan langsung berupa semiwall ke perairan dalam. Si sisi selatan, perairan pantainya banyak ditemukan ekosistem lamun. Sedangkan di sisi utara pulau, pantainya dipenuhi ekosistem lamun dan terumbu karang. Bagian utara pulau ini merupakan salah satu spot terbaik untuk diving.
Sumbawa Besar sebagai ibukota Kabupaten Sumbawa dapat ditempuh melalui jalur udara dari Jakarta via Lombok atau Denpasar. Dari Bandara Ngurah Rai Denpasar menuju Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar dapat di tempuh hanya dalam waktu 50 menit penerbangan. Sedangkan dari Bandara Internasional Lombok menuju Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar ditempuh dalam waktu 45 menit penerbangan. Dari kota Sumbawa Besar dapat menggunakan moda transportasi darat dan dilanjutkan menggunakan moda transportasi laut menuju Pulau Dangar Ode dengan berbagai alternatif perjalanan:
Perjalanan Via Darat:
- Dari Sumbawa Besar menuju Kec. Lape, ditempuh sejauh 35 km.
- Dari Sumbawa Besar menuju Kec. Moyo Hilir, ditempuh sejauh 21 km.
- Dari Sumbawa Besar menuju Desa Ai Limong, ditempuh sejauh 17 km.
Perjalanan Via Laut:
- Dari Kec. Lape menuju Pulau Dangar Ode, ditempuh selama 10-15 menit.
- Dari Kec. Moyo Hilir menuju Pulau Dangar Ode, ditempuh selama 20-25 menit.
- Dari Desa Ai Limong menuju Pulau Dangar Ode, ditempuh selama 30-40 menit.
Kunjungan wisatawan ke Provinsi NTB dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan. Mengacu kepada data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi NTB dari tahun 2008 – 2012 jumlah kunjungan wisatawan mengalami peningkatan baik wisatawan mancanegara maupun domestik. Untuk wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Nusa Tenggara Barat mayoritas datang dari Prancis, Belanda, dan Australia. Sedangkan untuk wisatawan domestik, untuk sementara masih didominasi wisatawan dari Pulau Jawa. Pemerintah daerah NTB dan Pemerintah Pusat juga berkolaborasi menyelenggarakan program-program untuk menarik minat wisatawan seperti program Visit Lombok Sumbawa 2012 yang pada saat itu diresmikan oleh SBY, presiden Indonesia ke-6. Pasca keberhasilan Visit Lombok Sumbawa 2012, Pemerintah NTB juga berencana meluncurkan program Visit Lombok Sumbawa Jilid II.

.jpg)
+copy.jpg)

